Pertahanan Udara LeFlaSys Jerman & NASAMS Belanda Latihan Bersama

Sistem pertahanan udara Jerman dan Belanda sedang mempersiapkan kemungkinan untuk penempatan mereka di unit rapid intervention NATO.

Pada tahun 2023, unit-unit ini akan siaga untuk apa yang disebut flash force, Very High Readiness Joint Task Force (VJTF). Mulai tanggal tangga6 6 hingga 17 September 2021, mereka berlatih bersama dalam Cerberus Knife di Limburg dan Brabant Utara.

System Pertahanan Udara NASAMS Belanda. (@Dutch Ministry of Defence)

Pasukan pertahanan udara Jerman berangkat dari Oldenburg, Jerman minggu lalu dengan membawa banyak peralatan dengan kereta api.

System Pertahanan Udara LeFlaSys Jerman. (@Dutch Ministry of Defence)

Sistem senjata pertahanan udara LeFlaSys Jerman digunakan bersama dengan sistem NASAM (Norwegian Advanced Surface-to-Air Missile) milik Belanda, ungkap laman Kementerian Pertahanan Belanda, 6/9/2021.

LeFlaSys ditujukan untuk jarak dekat, untuk melindungi pasukan darat. Ini terdiri dari rudal Stinger dan sistem radar.

Latihan Pertahanan Udara LeFlaSys Jerman dan NASAMS Belanda. (@Dutch Ministry of Defence)

Adapun NASAMS untuk menghilangkan ancaman udara jarak menengah dengan sensor dan rudal Advanced Medium Range Air-to-Air Missile (AMRAAM).

Satu pemikiran pada “Pertahanan Udara LeFlaSys Jerman & NASAMS Belanda Latihan Bersama”

%d blogger menyukai ini: